FAQ

General

 

1.  Bagaimana prosedur pengiriman kargo melalui Garuda Indonesia?
Untuk prosedur pengiriman kargo, Anda dapat membuka link berikut:
https://cargo.garuda-indonesia.com/cargo-knowledge/cargo-knowledge/cargo-process/

 

2.  Berapa harga untuk pengiriman kargo melalui Garuda Indonesia?
Untuk mengetahui harga pengiriman kargo, Anda dapat menghubungi Contact Center Garuda Indonesia Cargo di 0804 1 909090 dan 021-23519090 serta menghubungi Cargo Service Center (CSC).

 

3.  Berapa maksimum berat dan koli untuk pengiriman kargo dari bandara ke bandara?
Domestik -> 1 SMU ≤ 20 koli dengan berat maksimum 500 kg
Internasional -> 1 AWB ≤
     1 Palet = 10 kubik dengan berat maks. 3500 kg 
        atau
     1 Container = 4 kubik dengan berat maks. 1200 kg

 

4.  Berapa maksimal pengiriman kargo dalam satu Air Waybill menggunakan pesawat wide body ataupun narrow body?
Narrow body -> 1 SMU/AWB ≤ 20 koli 500 Kg
Wide body -> 1 SMU/AWB ≤
     1 Palet = 10 kubik dengan berat maks. 3500 kg
        atau
     1 Container = 4 kubik dengan berat maks. 1200 kg

 

5.  Berapa maksimum dimensi untuk pengiriman kargo menggunakan pesawat wide body atau narrow body?
Mengacu pada ukuran pintu pesawat (terdapat dalam TACT rules).

 

6.  Berapakah harga yang harus dibayarkan jika pengiriman kargo yang menggunakan cooling room atau hot room?
3x biaya sewa gudang biasa (Rp 950) = Rp 2.850/hari.

 

7.  Dimanakah letak untuk drop kargo baik di DKI Jakarta maupun kota lainnya di Indonesia?
Anda dapat mengirimkan kargo melalui Cargo Service Center (CSC) Garuda Indonesia Cargo terdekat di kota Anda baik CSC Airport maupun CSC City.
Untuk mengetahui alamat dan kontak CSC terdekat, silakan klik link berikut:
https://cargo.garuda-indonesia.com/garuda-office?type=3 

 

8.  Kapan time limit untuk pengiriman kargo?
8 jam sebelum jadwal keberangkatan pesawat untuk kiriman jenis general cargo dan 6 jam sebelum jadwal keberangkatan pesawat untuk kiriman jenis special handling shipment. 

 

9.  Apakah pengiriman kargo melalui Garuda Indonesia Cargo disertai dengan asuransi?
Tidak.

 

10.  Jika tidak disertai dengan asuransi, apakah ada penggantian jika kargo saya hilang atau rusak?
Ya, Anda dapat mengajukan klaim atas kehilangan dan kerusakan kargo kepada kantor perwakilan Garuda Indonesia/Garuda Indonesia Cargo terdekat di kota Anda. 

 

11.  Bagaimana cara untuk mengajukan klaim kargo kepada Garuda Indonesia Cargo?
Klaim dapat diajukan dengan membawa surat klaim atau surat kuasa pengurusan klaim disertai dengan SMU/AWB.

 

12.  Jika kargo saya sudah masuk ke gudang dan sudah dibayar, apakah boleh dibatalkan pengirimannya?
Diizinkan/dibolehkan selama customer yang menginginkan pembatalan tersebut.

 

13.  Jika pengiriman kargo dibatalkan, apakah uang yang saya bayarkan dapat dikembalikan seluruhnya?
Jika terjadi pembatalan pengiriman barang maka seluruh biaya akan dikembalikan ke customer.

 

14.  Saya kurang memahami istilah yang ada pada sistem informasi pengiriman kargo. Adakah definisi dan penjelasannya?
PRE: The consignment has been prepared for loading on this flight.
Kargo telah disiapkan untuk dimuat pada penerbangan ini.

RCF: The consignment has been physically received from a given flight or surface transport.
Kargo telah diterima secara fisik di Airport tujuan.

RCS: The consignment has been physically received from the shipper or the shipper's agent.
Kargo telah diterima secara fisik dari pengirim atau agen pengirim dan sudah berada di gudang Garuda.

RCT: The consignment has been physically received from this carrier on this date at this location.
Kargo telah diterima secara fisik dari operator (Other Carrier) penerima barang Garuda Cargo dan sudah berada di lokasi gudang Garuda. 

TFD: The consignment has been physically transferred to this carrier on this date at this location.
Kargo telah ditransfer ke operator Garuda Cargo pada tanggal ini di lokasi ini.

TRM: The consignment has been manifested and/or will be physically transferred to this carrier.
Kargo telah dimanifes (ACTM) dan/atau akan secara fisik ditransfer ke penerbangan Other Carrier.

ARR: The Consignment has arrived on a scheduled flight at this location.
Kargo telah tiba pada penerbangan terjadwal di lokasi ini.

AWD: The arrival documentation has been physically delivered to the consignee or the consignee's agent.
Dokumentasi kedatangan telah secara fisik dikirim ke penerima atau agen penerima barang.

BKD: The consignment has been booked for transportation between these locations on the scheduled date/flight.
Kargo telah dipesan untuk dijadwalkan pada tanggal/flight yang telah ditentukan.

CCD: The consignment has been cleared by the Customs authorities on this date at this location.
Kargo telah laporkan ke otoritas Bea Cukai pada tanggal ini di lokasi ini.

CRC: The consignment has been reported to the Customs authorities on this date at this location.
Kargo tersebut telah dilaporkan kepada otoritas Bea Cukai pada tanggal ini di lokasi ini.

DDL: The consignment has been physilly delivered to the consignee's door on this date at this location.
Kargo telah dikirimkan ke alamat/pintu penerima barang pada tanggal ini di lokasi ini.

DEP: The consignment has been physically departed this location on this scheduled date and flight.
Kargo telah berangkat pada tanggal ini dijadwalkan dan penerbangan.

DIS: An apparent error has occurred, on this date at this location, with the handling of the consignment.
Sebuah kesalahan jelas telah terjadi, pada tanggal ini di lokasi ini, dalam penanganan kiriman.

DLV: The consignment has been physically delivered to the consignee or the consignee's agent on this date.
Kargo telah dikirim ke penerima atau agen penerima barang pada tanggal ini.

DOC: Documents Received by Handling Part (only for FAI/FAS messages).
Dokumen Diterima oleh bagian Penanganan  (hanya untuk FAI/pesan FAS)

MAN: The consignment has been manifested for this flight.
Kargo telah dimanifes untuk penerbangan ini.

NFD: The consignee or the consignee's agent has been notified of the arrival of the consignment.
Penerima barang atau agen penerima telah diberitahu tentang kedatangan kiriman.

 

15.  Kapan kargo saya bisa diambil di gudang kedatangan?
2-3 jam setelah pesawat tiba di bandara tujuan.

 

16.  Berapa biaya sewa gudang yang dikenakan untuk pengambilan kargo di gudang kedatangan?
Besarnya biaya sewa gudang berbeda-beda, tergantung kebijakan dari masing-masing pergudangan bandara. 

 

17.  Dimana lokasi gudang incoming/kedatangan untuk pengambilan kargo?
Untuk mengetahui lokasi gudang, Anda dapat membuka link berikut:
https://cargo.garuda-indonesia.com/garuda-office?type=3 

 

18.  Dokumen apa saja yang harus dibawa untuk mengambil kargo di gudang kedatangan?
Anda dapat mengambil kargo dengan menunjukkan nomor Air Waybill dan KTP Anda. 

 

19.  Bolehkah pengambilan kargo diwakilkan oleh orang lain? Jika boleh, apa syaratnya?
Anda dapat mengambil kargo dengan membawa Surat Kuasa dan menunjukkan KTP.

 

 

Kargo Internasional

 

1.  Bagaimana prosedur pengiriman kargo rute internasional? Apa saja dokumennya?
Kewajiban eksportir:
-  Mengajukan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) yang dilengkapi dengan Invoice dan Packing List
-  Bukti bayar Bea Keluar
-  Surat Kuasa untuk pengurusan Bea Cukai  Pemberitahuan lewat PPJK (Perusahaan Pembuatan Jasa Kepabeanan)
-  NPWP pemilik barang untuk pribadi
-  Nomor Induk Kepabeanan (NIK) untuk perusahaan
-  Surat Izin dari instansi terkait (karantina) untuk special shipment
-  NPE  (Nota Pemberitahuan Ekspor dan PEB)

 

2.  Apa saja dokumen yang diperlukan untuk pengurusan bea cukai?
Surat-surat tentang barang yang akan dikirim, dokumen jual-beli (invoice), dan packing list.

 

3.  Jika terjadi permasalahan atau ada kesalahan manifest seperti alamat consignee dll, sehingga kargo tidak bisa diambil oleh consignee, apa yang harus dilakukan? 
Anda dapat menghubungi Customer Service International atau staff GA di Warehouse Import untuk redress/koreksi data informasi ke origin barang sehingga kargo bisa dikeluarkan berdasarkan data sebenarnya.

 

4.  Dokumen apa saja yang diperlukan untuk proses pengambilan kargo internasional (impor)?
Air Waybill, dokumen bea cukai, Packing List, Invoice dan kartu tanda pengenal (ID) penerima barang.

 

 

Human Remain

 

1.  Bagaimana prosedur pengiriman jenazah baik yang utuh, kerangka jenazah atau abu jenazah?
Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai prosedur pengiriman jenazah, Anda dapat membuka link berikut:
https://cargo.garuda-indonesia.com/cargo-knowledge/cargo-knowledge/human-remain-as-cargo-shipment/ 

 

2.  Persyaratan atau dokumen apa saja yang harus disiapkan untuk pengiriman jenazah domestik baik yang utuh, kerangka jenazah atau abu jenazah?
Surat keterangan kematian
Surat keterangan jenazah yang diformalin dari rumah sakit atau rumah duka
Fotokopi KTP milik jenazah dan escorter/pendamping
Surat dari badan karantina

 

3.  Kapan time limit untuk menyerahkan kiriman jenazah?
90 menit sebelum jadwal keberangkatan pesawat.

 

4.  Bolehkah pengiriman jenazah tidak disertai pendampingnya?
Jenazah harus didampingi oleh pendamping/ escorter.

 

5.  Bolehkah pengiriman jenazah tidak menggunakan formalin?
Tergantung kondisi jenazah dan keputusan dari instansi (Karantina) dan kepolisian. Namun umumnya jenazah diformalin agar tidak menimbulkan bau yang bisa menyebar di dalam kompartemen kargo dan masuk ke kabin penumpang.

 

6.  Jika boleh, apakah ada syarat yang harus dipenuhi?
Jika jenazah tidak diformalin, maka harus ada surat keterangan dari instansi kesehatan (karantina) dan kepolisian.

 

7.  Berapa harga untuk pengiriman jenazah baik domestik atau internasional?
Biaya pengiriman jenazah baik untuk tujuan domestik maupun internasional adalah 200% dari ongkos kirim normal.

 

 

Dangerous Goods

 

1.  Apa persyaratan dan dokumen yang harus dilengkapi untuk pengiriman Dangerous Goods (DG) atau barang berbahaya melalui Garuda Indonesia Cargo?
Syarat agar DG dapat diangkut oleh GA Cargo adalah packing DG harus memenuhi standar packing yang sesuai dengan regulasi IATA Dangerous Goods Regulation.
Dokumen yang harus dilengkapi jika ingin mengirimkan DG adalah Shippers Declaration dan Material Safety Data Sheet (MSDS).

 

2.  Jika customer tidak mempunyai MSDS, apakah DG tersebut dapat diangkut oleh GA?
Tidak. MSDS harus disertakan, kecuali untuk pengiriman DG Class 7, kendaraan, DG didalam mesin atau peralatan dengan bahan bermagnet, CO2, Dry Ice, dan DG Class 6.2.

 

3.  Apa yang harus dilakukan oleh customer untuk mendapatkan MSDS jika kargo yang dibawa adalah hasil olahan pribadi, seperti minyak kelapa atau madu dll?
Anda dapat memperoleh MSDS untuk barang tersebut di lembaga kebijakan mutu (misalnya Sucofindo) dan Dangerous Good Management (DGM).

 

4.  Apakah ada batas maksimal pengangkutan DG dalam pesawat?
Batas pengangkutan DG dalam sebuah penerbangan mengacu pada ketentuan dalam IATA Dangerous Goods Regulation.

 

5.  Apabila Garuda Indonesia Cargo tidak menyediakan jasa packing, bagaimana jika packing kargo yang telah disiapkan oleh customer tidak memenuhi standar?
Jika packing tidak memenuhi standar, maka shipment/kargo akan ditolak.

 

6.  Berapa batasan alkohol yang termasuk Dangerous Goods?
Bila kandungan alkohol 24–70% dan setiap kemasan lebih dari 5 liter maka alkohol/minuman  tersebut termasuk di dalam kategori Dangerous Goods (DGR).

 

 

Live Animals/Live Fish

 

1.  Persyaratan atau dokumen apa saja yang harus disiapkan untuk pengiriman pengiriman hewan hidup dan ikan hidup melalui Garuda Indonesia Cargo?
Shipper/pengirim harus melengkapi dokumen  Shipper’s Certification for Live Animals dan Surat Karantina dari badan karantina (milik pemerintah) setempat. Packing standard sesuai dengan IATA Rules.

 

2.  Hewan apa saja yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan diangkut oleh Garuda Indonesia Cargo? 
Hewan hidup yang diperbolehkan untuk diangkut oleh Garuda Indonesia Cargo antara lain ikan, kepiting, lobster, belut, dan hewan berdarah dingin lainnya.
Hewan hidup yang tidak diperbolehkan diangkut melalui Garuda Indonesia Cargo yaitu semua jenis mamalia (termasuk kucing dan anjing). Ref: CIN 089/x/2012

 

3.  Bagaimana prosedur packing untuk mengirimkan hewan atau ikan hidup?
Prosedur packing untuk live animal mengacu pada ketentuan yang diatur dalam IATA Live Animal Regulation. 

 

4.  Kapan time limit untuk menyerahkan kiriman hewan dan ikan hidup?
6 jam sebelum jadwal keberangkatan pesawat.

 

 

PER/PEM/PES

 

1.  Apa saja syarat dan dokumen yang harus dilengkapi untuk pengiriman ikan/udang/ daging segar? 
Syarat agar kiriman ikan/udang/daging Anda dapat diangkut oleh Garuda Indonesia Cargo adalah packing yang sesuai dengan standar yang mengacu kepada IATA Perishable Cargo Regulation dan menyertakan Surat Karantina dari lembaga yang berwenang.

 

2.  Untuk pengiriman ikan/udang/daging segar yang menggunakan dry ice, apakah harus disertakan MSDS untuk dry ice-nya?
Tidak.

 

3.  Apakah untuk pengiriman es krim harus melalui proses karantina terlebih dahulu?
Setiap pengiriman kategori perishable harus menyertakan Surat Izin Karantina dari lembaga yang berwenang.

 

4.  Apakah untuk pengiriman ikan dalam kemasan kaleng harus melalui proses karantina?
Setiap pengiriman kategori perishable harus menyertakan Surat Izin Karantina dari lembaga yang berwenang.

 

5.  Apakah untuk pengiriman pakan burung harus melalui proses karantina?
Setiap pengiriman kategori perishable harus menyertakan Surat Izin Karantina dari lembaga yang berwenang.

 

6.  Kapan time limit untuk menyerahkan kiriman ikan/udang/daging segar?
6 jam sebelum jadwal keberangkatan pesawat

 

 

Komplain dan Klaim

 

1.  Kemana saya bisa mengajukan komplain atas pelayanan Garuda Indonesia Cargo?
Anda dapat langsung mengajukan komplain atas pelayanan kami melalui Contact Center Garuda Indonesia Cargo di nomor telepon 0804 1 909090.

 

2.  Berapa lama saya akan mendapatkan jawaban atas komplain saya tersebut?
Komplain yang Anda ajukan akan langsung kami jawab dan kami carikan solusinya selama 5 hari kerja ketika Anda menghubungi Contact Center Garuda Indonesia Cargo.

 

3.  Jika AWB saya sudah diubah lebih dari 3 kali perubahan, apa yang akan terjadi pada AWB saya?
Air Waybill Anda akan dinyatakan hangus/void. 

 

4.  Jika kargo saya dari luar negeri, semisal dari Tokyo, lalu kargo tersebut transit di Cengkareng atau Denpasar, namun tidak diterbangkan sesuai dengan jadwal penerbangan, kemana saya harus mengontak Garuda Indonesia Cargo?
Anda dapat langsung menghubungi kantor Garuda Indonesia Cargo di Cengkareng, Tokyo, ataupun Denpasar. Anda juga dapat menghubungi Cargo Service Center (CSC) terdekat di kota Anda.
Untuk mengetahui alamat dan kontak CSC terdekat, silakan klik link berikut: 
https://cargo.garuda-indonesia.com/garuda-office?type=3

 

5.  Bagaimana cara mengajukan klaim jika kargo saya rusak atau hilang?
Jika Anda ingin mengajukan klaim, Anda dapat menghubungi kantor Garuda Indonesia atau Cargo Service Center (CSC) terdekat di kota/bandara asal ataupun tujuan.
Untuk mengetahui alamat dan kontak CSC, Anda dapat membuka link berikut: 
https://cargo.garuda-indonesia.com/garuda-office?type=3
Jika Anda berada di area Jabodetabek, Anda dapat menghubungi Cargo Service Center (CSC) terdekat atau Customer Service Garuda Indonesia Cargo di Warehouse Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng di nomor 021-5504686.

 

6.  Dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk mengajukan klaim?
Untuk kasus kargo hilang:
Surat Pengajuan Klaim dari Claimant atau Claimant mengisi dan menandatangani Cargo Claim Form (CCF)
Surat Kuasa Pengurusan Klaim apabila pengurusan klaim dikuasakan kepada Agen atau orang lain
Copy Air Waybill 

Untuk kasus kargo rusak sebagian atau seluruhnya (damage) atau hilang sebagian (pilferage):
Surat Pengajuan Klaim dari Claimant atau Claimant mengisi dan menandatangani Cargo Claim Form (CCF)
Surat Kuasa Pengurusan Klaim apabila pengurusan klaim dikuasakan kepada Agen atau orang lain
Copy Air Waybill

Untuk kasus kargo musnah (destroy):
Surat Pengajuan Klaim dari Claimant atau Claimant mengisi dan menandatangani Cargo Claim Form (CCF)
Surat Kuasa Pengurusan Klaim apabila pengurusan klaim dikuasakan kepada Agen atau orang lain
Copy Air Waybill
Copy Destroy Certificate dari pihak karantina bandara (apabila diperlukan)
Bukti berupa foto atas kiriman kargo yang dimusnahkan (apabila diperlukan)

 

7.  Dimanakah saya harus mengajukan klaim jika barang saya rusak atau hilang?
Anda dapat mengajukan klaim kargo di kantor Garuda Indonesia atau Cargo Service Center (CSC) di bandara/kota asal atau bandara/kota tujuan kargo Anda.
Untuk mengetahui alamat dan kontak CSC, Anda dapat membuka link berikut: 
https://cargo.garuda-indonesia.com/garuda-office?type=3
Jika Anda berada di area Jabodetabek, Anda dapat mengajukan klaim di Cargo Service Center (CSC) terdekat atau Customer Service di Warehouse Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng di nomor 021-5504686.

 

8.  Kapan seharusnya saya mengajukan klaim jika barang saya hilang? 
Maksimal 21 hari kalender sejak kargo seharusnya tiba di bandara tujuan. 
Klaim akan mulai diproses setelah dilakukan tracing kargo (prosesnya 14 hari kalender) ke seluruh BO dan dinyatakan negatif. 

 

9.  Kapan seharusnya saya mengajukan klaim jika barang saya rusak?
Jika barang rusak, Anda dapat langsung mengajukan klaim maksimal 7 hari kalender. 

 

10.  Berapa ganti rugi yang akan saya terima jika barang saya hilang?
Berdasarkan PM No. 77 Tahun 2011 adalah Rp 100.000/kg.

 

11.  Berapa ganti rugi yang akan saya terima jika barang saya rusak?
Berdasarkan PM No. 77 Tahun 2011 adalah Rp 50.000/kg

 

12.  Apakah klaim yang saya ajukan akan langsung dibayarkan?
Tidak. Garuda Indonesia Cargo akan memproses terlebih dulu klaim yang Anda ajukan. 

 

13.  Berapa hari saya harus menunggu proses pembayaran ganti rugi yang saya alami?
Maksimal 2 minggu setelah dokumen klaim yang dibutuhkan lengkap.

 

14.  Jika saya mengalami kerugian non materi yang disebabkan keterlambatan pengiriman (misalnya keterlambatan pengiriman baju pengantin yang harus digunakan pada upacara akad nikah), kompensasi apa yang akan diberikan oleh Garuda Indonesia Cargo?
Selama kargo tersebut masih dalam kondisi baik saat Anda terima di bandara tujuan, Anda tidak akan mendapatkan kompensasi kerugian yang timbul akibat faktor flight delay atau keterlambatan penerbangan. 
Mengacu kepada peraturan Pemerintah, Garuda Indonesia Cargo tidak mengganti kerugian yang timbul akibat keterlambatan pesawat, kecuali keterlambatan tersebut mengakibatkan barang/kargo rusak atau hilang. 

 

15.  Sebagai agen kargo Garuda Indonesia, jika kargo saya mengalami keterlambatan dan customer merasa dirugikan, apa tanggung jawab yang akan diberikan oleh GA?
Selama kargo tersebut masih dalam kondisi baik saat Anda terima di bandara tujuan, Anda tidak akan mendapatkan kompensasi kerugian yang timbul akibat faktor flight delay atau keterlambatan penerbangan. 
Mengacu kepada peraturan Pemerintah, Garuda Indonesia Cargo tidak mengganti kerugian yang timbul akibat keterlambatan pesawat, kecuali keterlambatan tersebut mengakibatkan barang/kargo rusak atau hilang.

 

 

Cargo Service Center (CSC)

 

1.  Apa itu CSC?
CSC adalah Cargo Service Center. Kantor/outlet penjualan Garuda Indonesia Cargo.

 

2.  Bagaimana cara pengiriman kargo melalui CSC?
Anda dapat langsung drop/mengantarkan kiriman/kargo ke CSC terdekat.
Untuk mengetahui alamat dan kontak CSC terdekat, silakan klik link berikut:
https://cargo.garuda-indonesia.com/garuda-office?type=3

 

3.  Apa saja jenis kargo yang bisa diangkut melalui CSC? 
CSC Cengkareng dan CSC Airport umumnya dapat mengangkut semua jenis kargo. Sementara untuk CSC City hanya general cargo saja.

 

4.  Dimanakah letak CSC baik di Jakarta maupun di kota lainnya di Indonesia? 
Untuk mengetahui alamat dan nomor telepon CSC, Anda dapat membuka link berikut:
https://cargo.garuda-indonesia.com/garuda-office?type=3
Atau Anda juga dapat menghubungi Contact Center Garuda Indonesia Cargo di nomor telepon 0804 1 909090 dan 021-23519090.

 

5.  Promo apa saja yang ada di CSC?
Diskon ongkos kirim kargo untuk rute tertentu pada periode tertentu.

 

6.  Adakah batas maksimal pengiriman cargo melalui CSC? 
Tidak ada. Adapun CSC City hanya membatasi dalam jenis kiriman kargo (komoditinya) saja. 

 

7.  Jika pengiriman melalui CSC terjadi keterlambatan, kemana saya harus menghubungi/mencari tahu status pengiriman kargo saya?
Anda dapat menghubungi CSC tempat AWB kargo Anda diissue atau menghubungi Contact Center Garuda Cargo Cargo di nomor telepon 0804 1 909090 dan 021-23519090.

 

8.  Berapa harga pengiriman kargo melalui CSC? 
Anda dapat menghubungi Contact Center Garuda Indonesia Cargo di nomor telepon 0804 1 909090 dan 021-23519090 atau langsung datang ke CSC terdekat di kota Anda. 

1 Palet = 10 kubik dengan berat maks. 3500 kg 
atau
1 Container = 4 kubik dengan berat maks. 1200 kg
1 Palet = 10 kubik dengan berat maks. 3500 kg